- Empeng cepat kotor dan menjadi penyebab buruknya higienitas bagi si kecil.
- Saat terlepas ketika bayi tengah tidur, akan memicu si kecil terbangun dan menangis.
- Empeng mencegah bayi menggunakan mulutnya untuk belajar mengenai mainan dan benda lainnya.
- Empeng membuat bayi merasa kalau menangis bukan hal yang bisa diterima orangtuanya. Padahal menangis adalah salah satu bentuk komunikasi yang bisa dilakukan si kecil.
- Orangtua menganggap empeng sebagai solusi cepat saat bayi rewel atau menangis. Keberadaan empeng membuat orangtua tak mencoba mencari tahu dan memahami apa sebenarnya yang menganggu si kecil.
- Empeng membuat bayi tak bisa belajar bagaimana membuat diri mereka sendiri merasa nyaman.
- Saudara si bayi mungkin sekali memberikan bayi empeng untuk menenangkan mereka pada situasi dimana orangtua si kecil justru tidak melakukannya.
- Riset menunjukkan pemakaian empeng meningkatkan risiko infeksi telinga setelah mereka sakit pilek.
Pasang Iklan Teks Murah
Dapatkan pelanggan baru dengan mempromosikan bisnis anda disini
http://namanyacumainfo.blogspot.com
Ads by Cuma Info
Dapatkan pelanggan baru dengan mempromosikan bisnis anda disini
http://namanyacumainfo.blogspot.com
Ads by Cuma Info
Showing posts with label Seputar Bayi. Show all posts
Showing posts with label Seputar Bayi. Show all posts
Sunday, 12 October 2014
Alasan Empeng tak Baik Digunakan
Monday, 8 September 2014
Mengatasi dan Mencegah Ruam Popok Pada Bayi
Ruam Popok adalah peradangan di daerah yang tertutup
popok, seperti sekitar alat kelamin, pantat, dan pangkal paha bagian
dalam. Ruam popok sering dialami oleh bayi baru lahir. Biasanya berwarna
kemerahan disertai lecet-lecet ringan dan gatal. Ruam popok terjadi
karena ada gesekan antara popok
dengan kulit bayi. Hal ini karena kulit bayi masih sangat peka dan
sensitif. Jika dia memakai popok maka kulitnya otomatis tertutup,
akibatnya kulit menjadi lembab. Kelembaban yang berlebihan inilah yang
memicu timbulnya ruam popok.
Selain itu penyebab lain ruam popok diantaranya kulit bayi terlalu lama terkena urin atau kotoran bayi akibat popok atau diaper
yang terlalu lama dikenakan dalam kondisi kotor, Terlalu lama
menggunakan diaper yang terbuat dari plastik atau karet yang menyebabkan
iritasi dan terakhir biasanya dikarenakan memiliki riwayat alergi.
Untuk mencegah dan mengatasi ruam popok pada bayi tersebut, ibu bisa melakukan langkah-langkah berikut:
-
Ganti popok sesering mungkin baik itu popok kain atau diaper, begitu basah segeralah ganti.
-
Daerah popok harus dibersihkan secara lembut dengan air hangat.
Keringkan dengan handuk lembut, angin-anginkan sebentar, lalu berikan
bedak lembut bayi yang sesuai dengan jenis kulitnya. Tapi, jika sudah
terlanjur terkena ruam popok, oleskan krim bayi di daerah yang terkena
ruam popok.
-
Pilih popok yang berbahan lembut dan berdaya serap tinggi.
-
Seka dan segera keringkan pantat bayi tiap kita mengganti popoknya. Gunakan air hangat dan kapas untuk membersihkan pantatnya.
-
Oleskan nappy cream tiap kita mengganti popoknya.
-
Sekali-kali biarkan bayi tidak memakai popok.
-
Ganti merek popok bayi, mungkin dia alergi dengan popok jenis tertentu.
Subscribe to:
Comments (Atom)

